Kamis, 08 Desember 2016

Cahaya

CAHAYA
A.    Pengertian Cahaya
Cahaya adalah energi berbentuk gelombang elektromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380-750 nm. Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang tidak memerlukan medium untuk merambat. Sehingga cahaya dapat merambat tanpa memerlukan medium.
Cahaya yang biasa kita lihat merupakan kelompok-kelompok sinar cahaya atau disebut berkas cahaya. Berkas cahaya dapat digolongkan atas :
  1. Berkas cahaya menyebar (divergen), yaitu berkas cahaya yang berasal dari satu titik kemudian menyebar ke segala arah.
  2. Berkas cahaya sejajar, yaitu berkas cahaya yang arahnya sejajar satu sama lain.
  3. Berkas cahaya mengumpul, yaitu berkas cahaya yang menuju ke satu titik tertentu.


B.     Sifat-Sifat  Cahaya
1.     Cahaya dapat merambat lurus
     Perlu kalian ketahui bahwa sinat lampu, sinar matahari, sinar bulan, dan sinar lilin merupakan sumber cahaya. Cahaya yang dihasilkan tersebut akan merambat lurus. Oleh karena sifatnya ini, maka banyak manusia yang memanfaatkannya untuk kehidupan sehari-hari misalnya adalah lampu senter dan lampu kendaraan bermotor.
2.      Cahaya dapat dibiaskan.
Perlu diketahui bahwa apabila cahaya merambat melalui du zat yang berbeda kerapatannya, maka cahaya tersebut akan dibelokkan.eristiwa pembelokan cahaya setelah melewati media rambatan yang berbeda itulah yang disebut dengan pembiasan.
Contoh pensil dimasukkan ke dalam gelas.
3.      Cahaya dapat menembus benda bening.
Berdasarkan dapat tidaknya ditembus oleh cahaya, benda-benda dapat dibedakan menjadi dua yaitu benda gelap dan benda bening. Contohnya adalah kaca, bukan cermin.
4.      Cahaya dapat dipantulkan.
Apabila suatu benda terkena cahaya, maka cahaya tersebut akan dipantulkan. Ada dua jenis pemantulan yaitu pemantulan baur dan pemantulan teratur. Apabila cahaya mengenai permukan yang tidak rata atau kasar maka akan terjadi pemantulan baur yang sinar pantulnya tidak beraturan. Sedangkan apabila cahaya mengenai benda yang permukaannya rata, licin, mengkilap dihasilkan pemantulan teratur, memiliki arah pantulan yang teratur. Contoh bahwa cahaya dapat dipantulkan adalah cermin.
5.      Cahaya dapat diuraikan.

Dispersi merupakan penguraian cahaya putih menjadi berbagai macam cahaya berwarna. Cahaya matahari yang kita lihat berwana putih, padahal sebenarnya cahaya matahari terseusun atas banyak cahaya berwarna. Cahaya matahari diuraikan oleh titik-titik air di awan sehingga terbentuk pelangi. Warna pelangi terbentuk dari warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.

Kamis, 10 November 2016

PEMUAIAN PADA ZAT CAIR



Kalian sering kali melihat panci yang penuh berisi air dipanaskan?

Apa yang terjadi pada air tersebut? 

Pasti akan mendidih dan airnya tumpah kan?

Kenapa hal ini bisa terjadi?

Hal ini terjadi karena adanya proses Pemuain pada Air tersebut.

Pemuaian adalah bertambahnya ukuran benda akibat kenaikan suhu zat tersebut. Pemuaian dapat terjadi pada zat padat, cair, dan gas. Fenomena diatas merupakan salah satu contoh proses pemuaian pada zat cair.

Pemuaian Zat Cair
Pada zat cair tidak melibatkan muai panjang ataupun muai luas, tetapi hanya dikenal muai ruang atau muai volume saja. Semakin tinggi suhu yang diberikan pada zat cair itu maka semakin besar muai volumenya. Pemuaian zat cair untuk masing-masing jenis zat cair berbeda-beda, akibatnya walaupun mula-mula volume zat cair sama tetapi setelah dipanaskan volumenya menjadi berbeda-beda. Pemuaian volume zat cair terkait dengan pemuaian tekanan karena peningkatan suhu. Titik pertemuan antara wujud cair, padat dan gas disebut titik tripel.



Anomali Air
Khusus untuk air, pada kenaikan suhu dari 0º C sampai 4º C volumenya tidak bertambah, akan tetapi justru menyusut. Pengecualian ini disebut dengan anomali air. Oleh karena itu, pada suhu 4ºC air mempunyai volume terendah. Hubungan volume dengan suhu pada air dapat digambarkan pada grafik berikut.
Pada suhu 4ºC, air menempati posisi terkecil sehingga pada suhu itu air memiliki massa jenis terbesar. Jadi air bila suhunya dinaikkan dari 0ºC – 4ºC akan menyusut, dan bila suhunya dinaikkan dari 4ºC ke atas akan memuai. Biasanya pada setiap benda bila suhunya bertambah pasti mengalami pemuaian. Peristiwa yang terjadi pada air itu disebut anomali air. Hal yang sama juga terjadi pada bismuth dengan suhu yang berbeda.

Contoh Pemuaian Zat Cair : Air yang tumpah ketika mendidih
Ketika air dipanaskan akan terjadi perpindahan panas ke panci kemudian ke air. Akibat perpindahan panas tersebut akan menaikkan suhu air. Karena kenaikan suhu pada air tersebut menyebabkan terjadinya muai volume pada air yang menyebabkan air tumpah, karena volume air berubah melebihi kapasitas volume panci tersebut.


Assalamualaikum Para Netizen.........!!!!!
Selamat Datang di Akun Baru Blog saya.

Okey... Kita kenalan dulu ya....
Nama ku Kholifatur Rosidah, Biasa di sapa Rosi, tapi sekarang lebih familiar dengan sapaan Kak Ros atau Kaka Ros. Aku lahir dikota Kediri, pada tanggal 09 November 1995. Aku terlahir dari orang-orang hebat (menurutku) yaitu Bapak Yadi dan Ibu Zainatus Sopiyah. Aku anak kedua dari 3 bersaudara. Kakak ku namanya M. Islakhudin dan adik ku Ahmad Ramadani. Aku asli orang Kediri. Alamat rumah di Desa Pandansari Kec. Purwoasri Kab. Kediri Jawa Timur. 

Sekian Perkenalan singkat dariku next pos aku lanjut lagi deh...!!!